Selasa, 27 Maret 2012

Apa itu DELPHI ??

DELPHI

Delphi merupakan salah satu bahasa pemrograman yang bekerja di bawah lingkup sistem operasi windows, di mana Delphi memberikan fasilitas-fasilitas pembuatan aplikasi visual seperti Visual Basic. Dengan menggunakan Delphi dapat membuat aplikasi berbasis Windows dengan beberapa keunggulan, yaitu pada produktivitas, kualitas, pengembangan perangkat lunak, kecepatan kompiler, pola desain yang menarik serta diperkuat dengan bahasa pemrograman yang terstruktur dalam struktur bahasa pemrograman object Pascal.

Berbeda dengan pascal, pada Delphi kita akan mengenal OOP (Object oriented programming), jadi bila pada pascal kita akan melihat tampilan yang menjemukan, pada Delphi kita bisa mengatur tampilan kita semenarik mungkin pada form yang kita gunakan. Caranya cukup mudah, kita hanya menaruh komponen-komponen yang kita inginkan pada form tersebut, dan memfungsikan masing-masing komponen sesuai dengan yang kita inginkan.

IDE (Integrated Development Environment)
Merupakan sebuah lingkungan di mana semua tombol perintah yang diperlukan untuk mendesain, menjalankan dan menguji sebuah aplikasi disajikan dengan baik untuk memudahkan pengembangan program. (lihat gambar 1.1)

Gambar 1.1

·   Main Window (Jendela Utama)
Jendela utama adalah bagian dari IDE yang mempunyai fungsi yang sama dengan semua fungsi utama dari program aplikasi windows lainnya. Jendela utama Delphi terbagi menjadi tiga bagian, yaitu Main Menu, Toolbar, dan Component Palette. (gambar 1.2)

Gambar 1.2

·   Main Menu (Menu Utama)
Menu pada Delphi memiliki kegunaan yang sama seperti menu pada aplikasi windows. Dengan menggunakan fasilitas menu, Anda dapat memanggil atau menyimpan program, sehingga pada dasarnya semua perintah yang dikerjakan dapat ditemukan pada bagian menu utama. Nama-nama menu ditampilkan pada bagian menu bar yang terdapat pada bagian atas layar. Untuk bekerja dengan menggunakan menu, dapat menggunakan fasilitas mouse maupun keyboard.

·   Toolbar
Delphi memiliki beberapa toolbar yang masing-masing memiliki perbedaan fungsi dan setiap tombol pada bagian toolbar berfungsi untuk menggantikan suatu perintah menu yang sering digunakan. Toolbar terletak pada bagian bawah baris menu. Pada kondisi default, terdapat enam bagian toolbar, antara lain standard, view, debug, desktop, custom dan component palette.

·   Component palette
Berisi sekumpulan ikon yang melambangkan komponen-komponen yang terdapat pada VCL (Visual Component Library). Pada component palette terdapat beberapa page control seperti standard, additional, Win32, System, Data Access, dan lain-lain seperti gambar 1.3.

Gambar 1.3

Komponen ini merupakan sebuah procedure/program yang sudah di kompile dan langsung dapat digunakan, sesuai dengan fungsinya masing-masing.
Untuk menggunakan komponen ini kita dapat meng-klik komponen yang diinginkan, kemudian kita klik di form, maka komponen tersebut akan muncul di form.

Kegunaan beberapa komponen :
a.    pointer
komponen khusus dan terdapat di setiap tab dalam component palette. Komponen pointer adalah komponen select yang digunakan untuk memilih komponen-komponen dalam form designer.
b.    Frames
Sebuah kontainer yang digunakan untuk menampung komponen. Frame dapat diletakkan dalam form atau frame-frame  yang lain.
c.    Main menu
        komponen yang digunakan untuk membuat menubar dan menu drop down, bersifat invisible.
d.    PopupMenu
Popup Menu berfungsi sebagai perintah yagn aktif bila kita meng-klik kanan mouse, Untuk mengaktifkannya kita harus mengaktifkan popup menu pada komponen yang dinginkan, caranya : ubah pada object inspector.
e.    Label
Digunakan untuk menambah teks di dalam form.
f.     Edit
        Edit berfungsi sebagai masukan data (input) dalam bentuk string, dari bentuk string ini kita dapat mengolahnya menjadi bentuk integer atau bentuk lainnya. Yang kemudian dapat digunakan untuk operasi selanjutnya.  
g.    Memo
Dipakai untuk memasukkan atau menampilkan beberapa baris teks di dalam form.
h.    Button/ Bitbtn
Biasa digunakan sebagai tombol kendali. Perbedaan antara bitbtn dengan btn : pada bitbtn kita dapat menyisipkan warna pada tombol dan icon tertentu, lain halnya bila kita menggunakan btn.
i.      ComboBox
Combo Box berfungsi sebagai petunjuk untuk pemilihan berbagai masukan, di mana hanya ada satu pilihan yang dapat dipilih.
j.      CheckBox
Digunakan untuk memilih atau membatalkan suatu pilihan, yaitu dengan cara mengklik komponen.
k.    RadioButton
Prinsip kerjanya hampir sama dengan check box, cuma tampilannya saja yang berbeda.
l.      listbox
digunakan untuk membuat sebuah daftar option, di mana hanya ada satu option yang dapat dipilih.
m.   scrollbar
mempunyai fungsi sama seperti batang penggulung yang terdapat dalam program-program berbasis windows pada umumnya.
n.    groupbox
sebuah kontainer yang dapat digunakan untuk mengelompokkan komponen-komponen lain seperti radio button, checkbox, dan sebagainya.
o.    radiogroup
merupakan kombinasi dari groupbox yang didesain untuk membuat sekelompok radiobutton.
p.    panel
sebuah kontainer yang dapat digunakan untuk membuat status bar, toolbar, dan tool palette.
q.    actionlist
komponen yang berisi daftar action yang digunakan bersama-sama dengan komponen dan kontrol seperti item menu dan button.
r.     Chart
Data-data yang telah kita analisa, dapat kita tampilkan ke dalam grafik, sehinga memudahkan kita untuk menganalisanya.
s.     Stringgrid
Stringgrid berguna untuk menaruh data string kedalam bentuk kolom tabel, seperti pada Excel. Kita harus mengubah type data ke dalam bentuk string bila data yang ingin kita tampilkan data bukan string.
t.      Media Player
Biasa digunakan untuk mennyalakan atau memainkan musik (format wav atau midi) dan menjalankan film (format avi).
u.    Timer
Timer berfungsi sebagai jam yang telah disediakan Delphi. Dengan timer kita juga dapat mendecode time, sehingga dapat terjadi akusisi data.
v.    Clientsocket
Digunakan di client pada saat koneksi ke server.
w.   Serversocket
Digunakan di server, yang akan menyediakan layanan koneksi ke client.

·   Form Designer
Merupakan suatu objek yang dapat dipakai sebagai tempat untuk merancang program aplikasi. Form merupakan sebuah meja kerja yang dapat diisi dengan komponen-komponen yang diambil dari component palette. Pada saat memulai Delphi, Delphi akan memberikan sebuah form kosong disebut Form1. (gambar 1.4)
Gambar 1.4

Dalam sebuah form terdapat titik-titik yang disebut grid yang berguna untuk membantu pengaturan tata letak objek yang dimasukkan dalam form, dan gerakan pointer mouse akan disesuaikan dengan posisi titik-titik grid.
Sebuah form mengandung unit yang berfungsi untuk mengendalikan form, komponen-komponen yang terletak dalam form dapat dikendalikan dengan menggunakan Object Inspector dan Code Editor.

Unit
Setiap perubahan pada form akan berakibat perubahan pada unit yang kita miliki, Untuk pindah dari form ke unit, anda bisa tekan F12.
Berikut ini adalah bentuk unit yang diberikan Delphi saat pertama kita membuka sebuah form.
 unit Unit1;
interface
uses
Windows, Messages, SysUtils, Classes, Graphics, Controls, Forms, Dialogs;
type
TForm1 = class(TForm)
private
{ Private declarations }
public
{ Public declarations }
end;
var
Form1: TForm1;
implementation
{$R *.DFM}
end

·   Object Inspector
Digunakan untuk mengubah properti atau karakteristik dari sebuah komponen, terdiri dari dua tab, yaitu  properties dan events. (gambar 1.5)

Gambar 1.5
-       Tab properties , digunakan untuk mengubah properti komponen. Properti dengan tanda + menunjukkan bahwa properti tersebut mempunyai subproperti. Klik pada posisi tanda + untuk membuka subproperti.
-       Tab events, bagian yang dapat diisi dengan kode program tertentu yang berfungsi untuk menangani kejadian-kejadian (berupa sebuah procedure) yang dapat direspon oleh sebuah komponen. Contoh, jika ingin suatu kejadian dikerjakan pada saat komponen tersebut diklik, maka dapat dituliskan kode program tersebut pada bagian OnClick.

Sebuah Property tidak lain adalah sebuah nama/variabel milik sebuah objek/komponen misal Caption.
Text yang dapat diubah nilai baik melalui object Inspector atau melalui program.

Beberapa contoh pada Property :
        �� Font
Menunjukan font yang akan kita gunakan. Dalam menu ini juga terdapat macam-macam font berikut style dan ukurannya.
        �� Caption
Merupakan judul dari form itu. Perhatikan perbedaannya dengan name.
        �� Name
Merupakan nama dari komponen itu. Biasanya bila kita mengambil sebuah komponen, Delphi otomatis menyediakan nama sesuai dengan nama komponen tersebut. Namun nama ini dapat dengan mudah kita ubah agar mudah mengingatnya. Berbeda dengan caption pada caption kita tidak mengubah nama componen, melainkan hanya mengubah juduk yang tertera pada komponen tersebut. Sehingga bila kita ingin menggunakan komponen tersebut, yang kita gunakan adalah namanya, dan bukan nama pada caption.
        �� Enabled
Menunjukan bahwa komponen ini bisa digunakan atau tidak. Perintah ini cukup penting bila kita tidak ingin user menekan tombol yang tidak diinginkan.
        �� Height
Merupakan tinggi dari komponen yang bakalan kita taruh pada form, atau komponen lainnya.
        �� Width
Merupakan lebar komoponen.
        �� Popup menu
Fungsi ini berguna saat kita mengkilik kanan dan akan tampil perintah. Pada penggunaanya kita mengambuil komponen popup menu dan menset popup menu pada form.
        �� Auto size
Fungsi ini berisi mengenai apakah form yang kita mil;iki bisa diperbesar atau tidak.
        �� Text
Biasanya tedapat pada komponen edit dan mask edit. Kegunaanya untuk menaruh kata-kata pada komonen ini.
        �� Color
Warna pada komponen. Kita dapat mengubah warna-warna tiap komponen (hanya yang disediakan) dengan point ini.
        �� Visible
Berfungsi untuk menampilkan dan tidak menampilkan komponen yang kita inginkan.
        �� Hint
Bila kursor kita diatas komponen, maka akan muncul suatu keterangan. Keterangan ini yang disebut dengan hint. Jangan lupa untuk mengganti properti show hint menjadi tru untuk mengaktifkannya.
        �� Borderstyle
Menunjukan berbagai macam bingkai yang diinginkan.
Masih banyak properti lainnya, bisa dipelajari lebih lanjut.
Dengan Object inspector kita juga dapat menentukan event apa yang akan kita buat dengan komponen tersebut.
Sebuah Event adalah sebuah aksi pengguna (User Action) misal Mouse Click, KeyPressed. Setiap Events diawali dengan kata ‘On’.
Beberapa contoh event:
        �� Onclick
Bila kita mengklik komponen tersebut maka prosedur yang kita inginkan akan dijalankan oleh program tersebut.
        �� Onkeypress
Bila kita menekan suatu key (tombol) maka komponen tersebut akan aktif. Perlu diperhatikan pada event ini, delphi mengenal character yang kita tekan melalui kode yang masuk kedalam variabel key. Lihat contoh ini.
procedure TForm1.Edit1KeyPress(Sender: TObject; var Key: Char);
begin
if key =#13 then .....(isikan perintah)
end;
Bila key =#13 (enter) maka perintah yang ikuti akan dijalankan.
Sebuah method adalah sebuah function/fungsi yang tergabung dalam sebuah objek. Contoh ListBox (dapat berarti sebuah array of strings) yang memiliki Method (Clear) yang membuat Listbox tersebut menjadi kosong. CLEAR adalah sebuah Method pada ListBox tersebut.

·   Code Editor
Merupakan tempat di mana kode program dituliskan. Pada bagian ini dapat dituliskan pernyataan-pernyataan dalam object pascal. Keuntungan pemakaian Delphi adalah  tidak perlu menuliskan kode-kode sumber karena Delphi telah menyediakan kerangka penulisan program. (gambar 1.6)

Gambar 1.6
Code editor diliengkapi dengan fasilitas highlight yang memudahkan pemakai menemukan kesalahan. Title bar yang terletak pada bagian atas jendela code editor menunjukkan nama file yang sedang disunting, sementara pada bagian bawah terdapat tiga bagian informasi yang perlu untuk diperhatikan, yaitu :
1.    Nomor baris/kolom yang terletak pada bagian paling kiri, berfungsi untuk menunjukkan posisi kursor di dalam jendela code editor.
2.    Text Modified menunjukkan bahwa file yang sedang disunting telah mengalami perubahan dan perubahan tersebut belum disimpan. Teks ini akan hilang jika perubahan telah disimpan.
3.    Insert/overwite yang terletak pada bagian paling kanan menunjukkan modus pengetikan teks dalam jendela code editor. Insert menunjukkan bahwa modus penyisipan teks dalam keadaan aktif, sedang overwrite menunjukkan bahwa modus penimpaan teks dalam keadaan aktif. Tekan tombol insert untuk mengubah keadaan insert menjadi overwrite dan sebaliknya.

      File-file pada Delphi :
        �� *.pas
Merupakan source file, disini akan disimpan kode pascal yang kita tulis.
        �� *.dpr
Merupakan project file. Sebagai project file, file ini berguna untuk meggabungkan satu atau lebih file-file source (*.pas).
        �� *.dcu (Delphi compiled Unit)
Pada saat kita membuat sebuah aplikasi, Delphi akan membuat file ini. File ini berfungsi untuk me-link-kan kita dengan file lain (*.dcu) sehingga kita bisa membuat beberapa form yang terhubung satu dengan yang lainnya.
        �� *.dfm (Delpi Form)
File ini berisi informasi mengenai data-data form.
        �� *.res (Windows Resources)
        File ini merupakan file biner yang berisi sebuah ikon yang digunakan oleh project. File ini secara terus-menerus di update atau diubah oleh Delphi sehingga file ini tidak bisa diubah oleh pemakai.
        �� *.dof (Delphi project options)
Kita dapat mengubah icon aplikasi tersebut, dan datanya disimpan pada file ini.
        �� *.exe
Merupakan appllication file setelah kita compile program kita.


Dasar pembuatan Program
Adapun langkah-langkah dasar yang harus ditempuh untuk membuat program aplikasi dan yang perlu dipahami oleh pemakai Delphi adalah :
  1. menyiapkan media untuk membuat program yang sering disebut dengan project. Pembuatan project baru secara otomatis akan membentuk sebuah form kosong, membuka lembar code editor dan beberapa bagian lain  yang mendukung pembuatan sebuah program aplikasi.
  2. gambarlah komponen dan tata letak ke dalam jendela form dengan menggunakan ikon-ikon komponen dalam component palette.
  3. tentukan properti pada setiap komponen dengan menggunakan lembar kerja properties pada jendela object inspector.
  4. tulislah kode program untuk event pada komponen yang diinginkan pada jendela code editor.
  5. untuk menjalankan program dapan menekan tombol F9 dikeyboard atau dari Menu Run.


LATIHAN
1.    Buatlah program dengan tampilan sebagai berikut :
-       Form 1

Ubah Properti sesuai degan kebutuhan.
Jika Button Mulai diklik maka akan tampil form2 dengan tampilan :


Jika button proses diklik maka data yang telah diinput akan mengalami perubahan sebagai berikut :

Jika button keluar diklik maka keluar dari program.

0 komentar:

Poskan Komentar